01 June, 2009

Jangan!

Semalam dalam perjalanan menghantar saya ke tempat kursus, kami suami isteri berdiskusi tentang cara mendidik anak. Ada pakar motivasi yang menjelaskan, kalau kita nak melarang anak, jangan gunakan perkataan JANGAN. Sebaliknya, gunakan perkataan tolong. Sepatutnya katakan pada anak TOLONG SENYAP daripada JANGAN BISING. Tapi, Hubby ada pendapat sendiri.

Tak salah kalau kita gunakan ‘jangan’. Cuma kenalah sertakan penjelasan kenapa tak boleh buat. Contohnya “jangan lompat, nanti Muqry jatuh”. Sekurang-kurangnya Muqry akan tahu apa kesannya kalau dia melompat. Kalau kita cuma kata “Muqry, tolong duduk baik-baik”, dia tak akan tahu apa akibatnya kalau dia tak duduk baik-baik. Tapi, janganlah jadi macam orang dulu-dulu, bagi alasan tak masuk akal.

Hmm.. ada betulnya juga kata Hubby tu kan.

Kami senaraikan satu persatu larangan orang-orang lama yang pernah kami dengar. Saya pasti anda pun pernah dengar juga.

Jangan tunjuk pelangi, nanti tangan kudung.

Jangan duduk atas bantal, nanti bisul.

Jangan angkat kaki, nanti mak meninggal.

Jangan makan leher ayam, nanti bersanding kepala teleng.

Tapi, ada 1 yang Hubby sebut saya tak pernah dengar dan buat saya gelak tak hengat punya.

Jangan langkah benda tu (Hubby tak ingat benda apa), nanti *tut* tak berbu.lu.

Kalau saya, mesti saya langkah banyak kali… sebab lebih baik tak ada dari ada kan. Kahkahkahkah.

4 comments:

maryaaa said...

hahaha klaka ur hubby. i somehow agree with him, boleh guna perkataan jangan and explain laa y. after all the child should understand the meaning of word JANGAN.

Zety Zin said...

hohoho... langkah apa tu ek? meh langkah beramai-ramai!

lia said...

aku sekapal dgn hubby ko ar... mmg akan ckp JANGAN tp xplain naper xboleh, apa jadi kalau wat etc...

chilun @ cik pau @ bibimie said...

miahahaha...

Related Posts with Thumbnails